Plus Minus Menggunakan Aplikasi Soil Sensor di Perkebunan Modern

Plus Minus Menggunakan Aplikasi Soil Sensor di Perkebunan Modern

Aplikasi soil sensor sangat berguna di bidang pertanian dan perkebunan modern. Alat modern ini memberikan informasi tentang kondisi tanah dan tanaman secara akurat. Terdapat sensor pintar untuk membaca kesehatan tanaman, kebutuhan air hingga tingkat nitrogen tanah.

Teknologi sensor ini juga dapat mengukur fitur tanah yang nantinya sangat berguna dalam proses budidaya tanaman. Hal ini akan memudahkan pengelolaan perkebunan secara efisien. Seperti apa plus minus alat ini, berikut penjelasannya.

Mengenal Apa itu Aplikasi Soil Sensor

Aplikasi soil sensor memudahkan petani dan pebisnis dalam mengelola tanah dan tanaman secara efektif dan efisien.

Soil sensor atau sensor tanah adalah perangkat elektronik untuk mengukur berbagai parameter dalam tanah. Beberapa parameter yang dapat diukur menggunakan peralatan modern ini adalah sebagai berikut:

1.  Kelembaban

Kelembaban tanah penting bagi pertumbuhan tanaman. Aplikasi soil sensor memberikan informasi real-time mengenai tingkat kelembaban sehingga memudahkan petani mengatur irigasi secara tepat.

2. Suhu

Suhu berpengaruh terhadap metabolisme tanaman. Penggunaan sensor membantu petani memahami fluktuasi suhu sebagai pertimbangan dalam mengambil tindakan yang tepat. Seperti pengendalian suhu untuk mempercepat atau memperlambat pertumbuhan tanaman.

3. pH

Derajat keasaman atau pH sangat berpengaruh terhadap kualitas tanah. Aplikasi soil sensor bekerja untuk memonitor tingkat pH dan memastikannya ideal agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal.

Saat terjadi lonjakan keasaman misalnya karena pengairan terus-menerus, atau karena terjadi pencemaran maka akan langsung terdeteksi. Dalam kondisi ini petani bisa mengambil langkah antisipasi dengan menambahkan bahan-bahan bersifat basa pada tanah.

4. Nutrisi

Tingkat nutrisi seperti nitrogen, fosfor, dan kalium juga dapat terpantau dengan baik. Dari informasi ketersediaan nutrisi tersebut pertain dapat menambahkan pupuk tepat waktu dan dosis.

Selain mengukur empat macam parameter di atas, penggunaan teknologi modern yang menghasilkan informasi akurat ini membantu petani, insinyur serta pemerintah dalam mengambil keputusan.

Misalnya untuk tujuan optimalisasi pertanian dengan menanam tanaman sesuai kondisi keasaman tanah. Hal ini akan menghemat biaya, waktu serta tenaga sebab tidak dibutuhkan proses penetralan terlebih dahulu.

Keunggulan Aplikasi Soil Sensor pada Perkebunan Modern

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan melakukan pemantauan suhu serta kelembaban tanah menggunakan soil sensor. Inilah manfaat utama menggunakan aplikasi ini dalam perkebunan modern:

1. Optimasi Pengairan

Teknologi modern ini terbukti membantu petani memberikan pengairan secara optimal. Waktu pengairan lebih akurat sehingga produktivitas tanaman dapat terjaga. Tanaman tidak akan mengalami kekeringan, pemborosan air juga dapat dihindari.

2. Pengendalian Penyakit Tanaman

Penggunaan teknologi ini juga efektif membantu petani memantau kondisi kesehatan tanah dan tanaman. Membantu identifikasi ada tidaknya gangguan penyakit atau jamur sehingga petani bisa langsung mengambil langkah pencegahan lebih awal.

3. Pemantauan Jangka Panjang

Aplikasi soil sensor pada perkebunan modern membantu menyediakan data secara kontinyu dalam jangka panjang. Petani dan peneliti akan dengan mudah memahami tren perubahan lingkungan untuk perencanaan pertanian dan perkebunan yang lebih baik.

4. Penghematan Sumber Daya

Optimalisasi penggunaan air dan pupuk berdasarkan data yang didapat membantu petani menghemat sumber daya alam. Hal ini tidak hanya berdampak positif pada biaya produksi tetapi juga berpengaruh terhadap pelestarian lingkungan.

Penghematan terutama untuk pemanfaatan air tanah secara efisien. Eksploitasi berlebihan terhadap air tanah untuk irigasi dalam jangka panjang bisa berakibat buruk bagi lingkungan. Dengan penggunaan alat pertanian modern ini dampak tersebut dapat dihindari.

5. Prediksi Panen

Informasi akurat dari alat berupa soil sensor membantu petani dan pengusaha perkebunan memprediksi waktu panen dengan optimal. Lebih mudah dalam menentukan kapan tanaman mencapai kematangan optimal untuk dipanen.

Hasil pertanian dan perkebunan jadi lebih berkualitas karena dipetik atau dipanen pada masa yang optimal. Pengusaha yang menjual hasil perkebunannya ke luar daerah atau luar negeri bisa menyajikan produk sesuai permintaan konsumen.

Kendala dalam Aplikasi Soil Sensor

Dibalik semua sisi kelebihan dalam penggunaannya, teknologi modern dalam dunia pertanian ini memiliki kendala yang perlu diperhatikan oleh petani dan pebisnis perkebunan. Beberapa kendala tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Biaya dan Pemeliharaan
    Pengadaan alat berkualitas tinggi serta pemeliharaannya tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Bagi pengusaha pertanian maupun perkebunan hal ini bisa jadi kendala karena berkaitan dengan modal produksi.
  2. Rentan Kerusakan
    Penggunaan sensor rentan rusak karena faktor fisik atau cuaca, terutama yang terpasang pada lapangan terbuka. Dalam penggunaannya perlu mengupayakan perlindungan agar alat dapat bekerja optimal.
  3. Interpretasi Data dan Kalibrasi
    Interpretasi data memerlukan pemahaman yang tepat, maka diperlukan pengetahuan untuk mengambil tindakan lanjutan secara akurat. Kalibrasi data juga harus dilakukan secara berkala guna memastikan hasil pengukuran akurat.
  4. Keterbatasan Jangkauan
    Kurang efektif untuk pengukuran di area yang luas. Anda membutuhkan lebih dari satu alat jika luas perkebunan besar. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap penambahan biaya serta kompleksitas instalasi.

Plus minus penggunaan teknologi akan selalu ada. Tapi secara keseluruhan pada dasarnya pemanfaatan alat modern cukup membantu pekerjaan manusia. Sama halnya dengan aplikasi soil sensor, dimana kekurangannya bisa diantisipasi sejak awal.

CATEGORIES
Share This